Lama tidak berjumpa kawan ^_^
udah lama ga update…
kegiatan saat ini masih kerja di AA foto, kuliah udh smster 6 tinggal 4 smster lagi…
lulus, lulus, lulusssssss…. amin.
tapi sekarang ada kebahagiaan tersendiri, SAYA PUNYA PACAR….
asikkkk sekarang udh berjalan 6 bln lebih….
moga langgeng amin…

Namun kau pun tau, hati ini hanya untukmu…
Menjelang Puasa
Kita semua dianjurkan agar memperbanyak membaca Al-Qur’an pada bulan ini. Di antara keadaan Salafus Shalih adalah selalu menyibukkan diri dengan hal-hal yang berkaitan dengan Al-Qur’an (mulai dari membaca, mempelajari dan mentadabburinya). Malaikat Jibril memperdengarkan Al-Qur’an kepada Rasulullah Shallallaahu alaihi wa Sallam pada bulan Ramadhan. Utsman bin Affan mengkhatamkan Al-Qur’an setiap hari pada bulan Ramadhan. Sebagian Salafus Shalih mengkhatamkan Al-Qur’an dalam shalat Tarawih setiap tiga malam sekali. Sebagian lagi setiap tujuh malam sekali. Sementara sebagian lainnya mengkhatamkannya setiap sepuluh malam sekali. Mereka selalu membaca Al-Qur’an baik di dalam shalat maupun di luar shalat. Bahkan Imam Asy-Syafi’i dapat mengkhatamkan Al-Qur’an sebanyak enam puluh kali di luar shalat dalam bulan Ramadhan. Sementara Al-Aswad mengkhatamkannya setiap dua hari sekali. Adapun Qatadah selalu mengkhatamkannya setiap tujuh hari sekali di luar Ramadhan, sedangkan pada bulan Ramadhan beliau mengkhatamkannya setiap tiga hari sekali. Dan pada sepuluh terakhir bulan Ramadhan beliau mengkhatamkannya setiap malam. Pada bulan Ramadhan Imam Az-Zuhri menutup majlis-majlis hadits dan majlis-majlis ilmu yang biasa diisinya. Beliau mengkhususkan diri membaca Al-Qur’an dari mushhaf. Demikian pula Imam Ats-Tsauri, beliau meninggalkan ibadah-ibadah lain dan mengkhususkan diri untuk membaca Al-Qur’an.]
Ibnu Rajab berkata: “Larangan mengkhatamkan Al-Qur’an kurang dari tiga hari tertuju bagi yang membiasakan hal itu. Adapun pada waktu-waktu yang utama seperti bulan Ramadhan, terkhusus lagi pada malam-malam yang diperkirakan sebagai malam Lailatul Qadar, atau di tempat-tempat yang utama, seperti Makkah bagi selain ahli Makkah, maka dianjurkan agar memperbanyak membaca Al-Qur’an. Supaya mendapat keutamaan pada waktu dan tempat tersebut. Inilah pendapat Imam Ahmad, Ishaq, dan ulama lainnya. Demikianlah yang dapat kita saksikan dari kebiasaan mereka sebagaimana yang telah kita sebutkan tadi.
yukkk kita perbanyak membaca Al-Quran….

Untuk perempuan
yeahhhhh
Sebait kata distorsi
bisik ditelingaku
khayal bayangmu kasat dimataku
dan kenangan
saat kau lekas tinggalkan semua
harus akhiri, melangkah pergi
menepis selaksa arti
tertambat asa, dalam harapan
telah lama terlewati
pasang dan padam nyala hati ini
deru nafas dalam
sebait kata sandaran angan
-Buckskin Bugle-
Turned out that way
Kepedulian?
Teman?
Apakah mereka menawarkannya?
Tuhan, aku berlindung dari segala prasangka yang menyempitkan pemahaman….
Pernahkah kita merasa bingung menentukan siapakah teman ataukah rival? Teman yang selama ini menjadi pengharapan dan tempat kita bergantung serta sahabat berbagi kini datang menghianati? Sahabat yang selama ini menjadi tempat menanamkan kebaikan berbalik arah meninggalkan kita tanpa menyisakan kepedulian? Pernahkah kita merasakan orang lain tidak memperdulikan kita? Pernahkah kita seakan merasa ditinggalkan setelah kita mencoba untuk melambatkan langkah untuk mereka?
Tidak ingin pula berkata munafik bahwasannya orang dengan berdasar pemahaman serta pengetahuan tentang ilmu dan keagamaan yang mendasari perilaku terkadang juga menjadi lemah tak berdaya menghadapi hal demikian. Manusia tetaplah manusia. Kesempurnaan hanyalah milik Tuhan yang kesempurnaanNya tiada berbanding tempat manusia bergantung. Tabiat manusia yang memiliki sifat lemah tetaplah ada. Walaupun seberapa kuat logika beralasan menyalahkan, hati tetap akan membenarkan bahwasannya dia terluka dengan penyikapan seperti ini. Sehingga, jawabannya adalah setiap dari kita tidak dipungkiri bahwasannya hati ini pun tak lagi sanggup untuk membohongi dan menipu diri. Sungguh sakit, dada terasa terhimpit sempit, sesak. Entah itulah yang biasa kita rasakan tatkala orang yang kita percayakan dalam melakukan kesepakatan bersama akan sebuah pencapaian cita terkesan menghianati dan membalikkan langkah dari kita.
Harapan indah akan datangnya masa depan sesuai pengharapan, musnah dan hilang begitu saja terbawa angin tanpa arah. Perencanaan matang yang selama ini menjadi andalan dan kekuatan seakan begitu cepat melemah tak ada daya. Pedih hati ini ditinggal pergi dan meninggalkan luka bekas terhianati.
Seberapa kuat hati, bila dipaksakan pasti tidak akan baik. Seberapa jauh kita perpura-pura tetap bersikap baik kepada orang yang menghianati akan sama saja hasilnya. Hati tersayat, luka perih, bahkan lebih perih dari sekedar putus pacaran dari seorang kekasih. Hal ini dikarenakan, mimpi yang hilang dan jiwa yang terkulai putus asa. Tak ada yang dapat dilakukan lagi bagi mereka, jiwa-jiwa yang berputus asa selain mengeluhkan keadaan. Berkata ‘seandainya’ adalah angan yang dipelihara panjang tanpa menjanjikan harapan pasti. Semuanya tak ubahnya mempertahankan suatu kesia-siaan. Selain itu, mengumpat teman/ sahabat yang selama ini menjadi kepercayaan akan mimipi adalah pekerjaan yang menyenangkan. Seakan, membuat hati menjadi lebih lega karena telah menjelekkan namanya tanpa mengetahui pasti apakah segala prasangka yang ada dalam hati adalah pemberitahuan pasti untuk kebaikan kita ataukah hanya sekedar prasangka tak beralasan. Yah, memang manusia terlalu pandai melogika dan menganalisa sesuatu tanpa peduli dasar yang benar.
Namun yang pasti, janganlah bersedih sahabatku…
Dunia ini terlalu indah untuk kita tangisi. Mimpi mu terlalu berharga untuk sekedar kau kuburkan kembali. Wajar merasakan hal yang seperti ini dalam diri setiap insane. Bersikap seolah tak ada masalah, walau merasakan bahwasannya jiwa ini ditinggal dan dibiarkan terpaku diam sendiri tanpa langkah pasti bukanlah hal yang mudah. Penyakit perlu obat untuk sembuh. Begitu pula obat memerlukan waktu untuk dapat bekerja sesuai dengan kegunaannya. Manusia tak ubahnya seperti itu. Tuhan adalah sebaik-baiknya Pencipta dan Pemberitahu. Lewat segala hal, baik itu alam, pemikiran, pengalaman dan ilmu segala kerahasiaan akan tersirat. Gelapnya malam akan tersingkap setelah fajar datang. Perasaan kesal atas penyikapan orang yang terkesan tidak memperdulikan akan hilang setelah jiwa ini ikhlas menerima segala masalah dan ujian Tuhan. Sesungguhnya, jika Tuhan mencintai suatu kaum, maka Dia akan mendatangkan cobaan kepada mereka. Dan barang siapa rela dengan ujian itu, maka Dia akan memperoleh kerelaan-Nya. Dan barang siapa yang membencinya maka dia akan memperoleh kebencian-Nya.
Kita merasakan perasaan gelisah, resah dan gundah seperti demikian dikarenakan kita salah dalam menggantungkan harapan. Hanya kepada Tuhanlah kita selayaknya bergantung dan mengharap penyelamatan. Hanya dengan Tuhanlah kita akan merasakan kasih tiada putus. Tanpa penghianatan dan tanpa pula merasa tidak diperdulikan. Selama kita masih setia berjalan bersama Tuhan di jalan-Nya, Dia tidak akan pernah meninggalkan kita sendiri.
Dan, Dialah yang menurunkan hujan sesudah mereka berputus asa dan menyebarkan rahmat-Nya.
Begitulah janji Tuhan kepada umatnya. Oleh karena itu, janganlah berputus asa, tetap senantiasa meneruskan langkah yang telah menjadi awal perencanaan adalah jalan terbaik yang harus dilalui. Ikhlas dan tetap memelihara pengharapan serta prasangka baik adalah hal yang dapat mendinginkan segala amarah dalam hati, kegelisahan dalam fikiran, dan rasa sesak dalam dada. Ada kalimat penyair yang mengatakan bahwa:
Kutaati semua hasratku, tapi dia memperbudakku
Kalau saja aku puas dengan yang ada, aku pasti menjadi orang yang merdeka.
Marilah berfokus kepada kebaikan diri yang memantaskan kita dapat menerima kebahagiaan tulus akan pencapaian mimpi yang terukir pasti tanpa harus melirik langkah orang lain. Mempertahankan keputus-asaan hanya akan memperpanjang angan semu. Menawarkan segala khayalan tanpa pewujudan tindakan. Segalanya adalah rahasia Tuhan. Janganlah mengeluhkan masa lalu ataupun mencemaskan masa depan yang belum pasti datangnya. Bahkan kita sendiri tidak tahu apakah masa itu akan datang pada kita ataukah tidak. Atau mungkin apakah kita akan sampai pada masa depan? Entahlah, Tuhanlah pemilik segala rahasia. Harimu adalah hari ini. Lakukan sebaik mungkin yang bisa kita lakukan dalam hal kebaikan.
Semoga Tuhan memberkati kita semua……………………………………………..
So Right – Music For Sale
[intro] A D F#m E
D A
Love is so funny
F#m E
when you get hurt and you`re starting to laugh
D A
just standing alone now
F#m E
figuring why everything was going so fast
D A
and all you`ve wanted
F#m E
was someone and love will take care for the rest
D C#m Bm
like I can do
D C#m Bm
like I want to for so long
[int] A D F#m E
D A
Love is a puzzle
F#m E
and all you need is someone just to figure it out
D A
don`t look away babe
F#m E
cause u know I always be willing to try
D A
I`ll wait you right here babe
F#m E
cause I know that baby I`m not fooling around
D C#m Bm
baby I want you
D C#m Bm
just only you for so long
[chorus]
A E/G#
Baby, I know what you feel and I`m so inspired
F#m E
honey, if you let me with you I`ll fix you right
D C#m
So Right We might as well go on together
Bm E
cause baby I can love you better if you realize
[int] A D F#m E
D A
I know that you`re sad babe
F#m E
and all you need is love but love was not easy to find
D A
don`t look far now
F#m E
cause you know I always be waiting in front
D A
I`ll always be here babe
F#m E
even though I know you always left me behind
D C#m Bm
baby I want you
D C#m Bm
just only you for so long
[chorus]
A E/G#
Baby, I know what you feel and I`m so inspired
F#m E
honey, if you let me with you I`ll fix you right
D C#m
So Right We might as well go on together
Bm E
cause baby I can love you better if you realize
D
I want to love, hold,
E
give you all the care that you need
F#m
relax baby when you`re with me
G
cause I`ll be the one who holds you tight
D E
tonight, baby when we`re together,
F#m
this feeling will take you further
G
and you`ll be alright
[int] G-F#m-E-D-C#m-D
[chorus]
A E/G#
Baby, I know what you feel and I`\’m so inspired
F#m E
honey, if you let me with you I`ll fix you right
D C#m
So Right We might as well go on together
Bm E
cause baby I can love you better if you realize
[solo] A E/G# F#m E D C#m Bm E
[chorus]
A E/G#
Baby, I know what you feel and I`m so inspired
F#m E
honey, if you let me with you I`ll fix you right
D C#m
So Right We might as well go on together
Bm E
cause baby I can love you better if you realize
A E/G#
Baby, I know what you feel and I`m so inspired
F#m E
honey, if you let me with you I`ll fix you right
D C#m
So Right We might as well go on together
Bm E
cause baby I can love you better if you realize
[ending] A D F#m E D
kamu mw???

Dennis Enarson. BMX Street. 12 days out. Get ready!

(Source: shithappensmoveon, via brycedoesdesign)

ReCraft Your House: Expansive Chair by Brazilian designer Dinard da Mata
(via brycedoesdesign)
